Informasi

Payment Tertunda: Pengertian, dan Dampak

Payment Tertunda: Pengertian, dan Dampak

Setiap bisnis tentunya ingin memiliki cashflow yang lancar, pembayaran tepat waktu dan laporan keuangan yang rapi. Namun kenyataannya, berdasarkan data Atradius 49% invoice B2B di Indonesia saat ini overdue (payment tertunda)   Walaupun kondisi seperti ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya menimbulkan tekanan besar pada likuiditas perusahaan dan menjadi salah satu penyebab utama terganggunya cashflow bisnis. Payment tertunda bukan sekadar angka di laporan, melainkan tantangan nyata yang menentukan apakah bisnis bisa bertahan atau justru tersendat.  Apa itu Payment Tertunda? Payment Tertunda adalah kondisi ketika sebuah pembayaran tidak dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pembayaran ini biasanya berkaitan dengan transaksi yang harus diterima (piutang) maupun yang harus dibayarkan (utang) oleh sebuah perusahaan.  Dalam akuntansi, istilah payment tertunda ini akan muncul dalam bentuk piutang yang belum tertagih, invoice yang melewati jatuh tempo, atau pencatatan transaksi yang tidak segera dilakukan. Dampak Dari Payment Tertunda Pada Sebuah Bisnis?  Walaupun payment tertunda  masih sering dianggap hal biasa dalam praktik sehari-hari, jika payment tertunda dibiarkan terus-menerus, ia akan menimbulkan efek domino yang merugikan. Berikut adalah dampak yang bisa saja terjadi karena pembayaran tertunda: 1. Cashflow Terganggu Salah satu dampak dari payment tertunda adalah cashflow bisnis yang bisa terganggu, karena pembayaran yang seharusnya masuk sesuai jadwal justru tertahan. Kondisi ini membuat perusahaan kehilangan likuiditas yang diperlukan untuk menjalankan operasional sehari-hari. Dengan demikian, payment tertunda bisa menjadi ancaman serius atas keberlangsungan aktivitas bisnis sehari-hari. Selain itu, payment tertunda juga dapat menimbulkan efek berantai yang merugikan perusahaan dalam jangka panjang. 2. Reputasi Bisnis Menurun  Pembayaran yang tidak tepat waktu bisa membuat reputasi perusahaan menurun, terutama di mata stakeholder seperti supplier, mitra, maupun klein.  Sebab, penundaan pembayaran bisa menjadi   tanda ketidakseriusan atau ketidakmampuan perusahaan dalam mengelola keuangan. Akibatnya, perusahaan bisa kehilangan kepercayaan dari para stakeholder yang selama ini menjadi penopang utama keberlangsungan bisnis. 3. Kesulitan Perencanaan Keuangan Payment tertunda membuat laporan keuangan tidak mencerminkan kondisi riil.  Dengan demikian, manajemen akan sulit menyusun strategi keuangan yang tepat. Hal ini karena adanya piutang yang yang seharusnya sudah masuk belum terealisasi, angka di laporan terlihat sehat padahal kas sebenarnya kosong.  Jika kondisi seperti ini diteruskan akan menghambat pertumbuhan perusahaan, menurunkan daya saing, dan bahkan menimbulkan krisis likuiditas. 3. Adanya Biaya Tambahan Tahukah Anda bahwa delay payment atau payment tertunda sering kali menimbulkan biaya ekstra yang tidak terlihat di awal?  Hal ini dikarenakan keterlambatan ini bukan hanya mengganggu arus kas, tetapi juga menambah beban finansial dari perusahaan.  Jika kondisi ini dibiarkan, biaya tambahan akan terus menumpuk dan menggerus profitabilitas. Perusahaan yang seharusnya bisa tumbuh justru terjebak dalam lingkaran biaya tak perlu. 4. Risiko Hukum dan Pajak  Selain hal itu, payment tertunda juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan pajak yang serius. Ketika perusahaan gagal memenuhi kewajiban pembayaran sesuai kontrak, pihak supplier atau mitra bisnis berhak menuntut secara hukum. Dengan demikian, perusahaan bisa menghadapi sengketa kontrak, kerugian reputasi hukum, ataupun audit bermasalah. Dalam jangka panjang, risiko hukum dan pajak ini bukan hanya menambah beban finansial, tetapi juga bisa menghambat keberlangsungan bisnis. Bambootree: Software Pengelolaan Keuangan dengan Fitur Konsolidasi dan Backdate Dengan dampaknya yang beragam bagi bisnis, payment tertunda jelas membutuhkan solusi yang lebih dari sekadar pencatatan manual atau reminder sederhana. Perusahaan modern perlu sistem pengelolaan keuangan seperti BambooTree  yang mampu mengintegrasikan data secara menyeluruh dan menjaga akurasi laporan meski terjadi keterlambatan input.  Berikut adalah fitur bambootree yang dapat di menjadi solusi untuk mengatasi payment tertunda. 1. Konsolidasi Data Keuangan Bambootree hadir dengan fitur konsolidasi data keuangan yang memungkinkan perusahaan menggabungkan seluruh informasi finansial dari berbagai cabang, divisi, atau unit bisnis ke dalam satu sistem terpadu. Melalui fitur ini, perusahaan tidak perlu lagi mengolah laporan secara manual dari banyak sumber. Apalagi, software ini dapat juga mengimpor data dari Excel, sehingga proses integrasi menjadi lebih fleksibel dan sesuai dengan kebiasaan tim akuntansi yang sering menggunakan spreadsheet. 2. Backdate Transaksi Menariknya, pada software ini terdapat fitur backdate transaksi yang sangat membantu menjaga akurasi laporan keuangan. Fitur ini memungkinkan pencatatan transaksi sesuai dengan tanggal sebenarnya, meskipun input dilakukan belakangan. Dengan demikian, hal ini dapat mendukung jika terdapat payment tertunda yang baru dicatat setelah melewati jatuh tempo. Apalagi jika perusahaan masih menggunakan cara manual, software ini juga dilengkapi dengan impor otomatis dari berbagai sumber data, termasuk file Excel maupun sistem internal lain. Baca Juga: Mengapa Tranfer Payment Menguntungkan Bagi Bisnis Kesimpulan Payment tertunda memanglah salah satu tantangan besar dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Dampaknya tidak hanya mengganggu cash flow, tetapi juga menimbulkan efek domino seperti menurunkan reputasi bisnis, menyulitkan perencanaan keuangan, menambah biaya tambahan, hingga berisiko pada aspek hukum dan pajak. Oleh karena itu, perusahaan perlu beralih dari metode manual ke solusi modern yang lebih terintegrasi. Software pengelolaan keuangan dengan fitur konsolidasi data dan backdate transaksi seperti Bamboo Tree adalah solusi terbaik. Sebab, Bamboo Tree menawarkan berbagai keunggulan, antara lain: Konsolidasi otomatis: menggabungkan data dari berbagai cabang/divisi ke dalam satu sistem terpadu. Backdate transaksi: menjaga akurasi laporan meski pencatatan dilakukan belakangan. Impor data dari Excel: memudahkan integrasi dengan sistem manual yang masih digunakan. Monitoring real-time: memantau piutang tertunda dan cash flow secara langsung. Efisiensi operasional: mengurangi risiko kesalahan input dan mempercepat proses rekonsiliasi. Jadi ingin mengefisiensikan laporan keuangan perusahaan multi cabang menjadi lebih mudah?Yuk coba bambootree sekarang juga.  

Payment Tertunda: Pengertian, dan Dampak Read More »

Payment Berjadwal dan Auto Debit: Sama Tapi Beda

Payment Berjadwal dan Auto Debit: Sama Tapi Beda

Dalam istilah akuntansi, tentunya terdapat beragam metode dan sistem pembayaran yang digunakan untuk menjaga kelancaran arus kas. Dua di antaranya yang sering muncul dalam praktik bisnis adalah payment berjadwal dan auto debit.   Walaupun sekilas mirip, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar yang dapat memengaruhi cara bisnis mengatur keuangan. Artikel ini akan membahas tentang perbedaan kedua istilah tersebut secara lebih detail.    Perbedaan dari Definisinya   Payment berjadwal dapat didefinisikan sebagai cara untuk melakukan pembayaran yang diatur sesuai jadwal tertentu, di mana pengguna memiliki kendali penuh atas tanggal, jumlah, dan penerima transaksi. Sistem ini memberi fleksibilitas bagi bisnis untuk menyesuaikan pembayaran dengan siklus operasional, misalnya pembayaran gaji karyawan setiap akhir bulan atau pembayaran vendor mingguan.   Berbeda dengan itu, auto debit diartikan sebagai sebuah mekanisme pembayaran otomatis yang dilakukan oleh pihak bank atau penyedia layanan. Dana ditarik langsung dari rekening sesuai kesepakatan tanpa perlu konfirmasi tambahan dari pengguna.   Perbedaan dari Aspek Kontrol   Perbedaan selanjutnya tentunya dari aspek kontrol. Jika payment berjadwal, pengguna akan memiliki kendali penuh atas transaksi yang dilakukan. Itu artinya, seorang akuntan atau tim keuangan bisa menentukan tanggal pembayaran sesuai dengan kebutuhan operasional atau . Bahkan, sebelum eksekusi dilakukan, mereka masih bisa meninjau ulang atau melakukan perubahan bila kondisi kas perusahaan berubah.   Berbeda dengan sistem auto debit, kontrol berada di tangan pihak bank atau penyedia layanan. Begitu tanggal jatuh tempo tiba, dana langsung ditarik dari rekening tanpa konfirmasi tambahan. Praktis memang, tetapi sifatnya kaku karena pengguna tidak bisa menunda atau menyesuaikan jumlah pembayaran secara mendadak.   Perbedaan dari Aspek Risiko   Walaupun keduanya sama-sama mempermudah pekerjaan akuntan maupun tim keuangan, namun dari sisi risiko terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Jika payment berjadwal dapat memberikan ruang bagi pengguna untuk meninjau ulang transaksi sebelum eksekusi dilakukan, maka risiko yang muncul bisa lebih terkendali.    Berbeda dengan sistem auto debit yang  menempatkan kontrol penuh pada pihak bank atau penyedia layanan. Begitu tanggal jatuh tempo tiba, dana langsung ditarik tanpa konfirmasi tambahan. Risiko yang muncul bisa berupa saldo tidak mencukupi, penarikan ganda, atau kesalahan sistem yang sulit diantisipasi.   Perbedaan dari Aspek Kesesuaian untuk Bisnis Tentunya setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Sehingga tidak semua bisnis bisa menggunakan metode pembayaran yang sama. Payment berjadwal  lebih sesuai untuk perusahaan dengan arus kas yang kompleks. Misalnya, perusahaan logistik yang harus membayar vendor mingguan, atau perusahaan retail yang mengatur gaji karyawan setiap akhir bulan.   Berbeda dengan sistem auto debit akan cocok pada kebutuhan rutin yang sederhana pembayaran tagihan listrik, cicilan kartu kredit, atau biaya langganan bulanan. Sistem ini praktis untuk individu maupun bisnis kecil yang tidak memiliki banyak transaksi dan hanya ingin memastikan pembayaran selalu tepat waktu tanpa repot mengatur jadwal manual.   Dari pembahasan di atas, jelas bahwa payment berjadwal dan auto debit memiliki perbedaan mendasar yang mempengaruhi cara bisnis mengelola keuangan. Payment berjadwal menawarkan fleksibilitas, kontrol penuh, serta ruang mitigasi risiko yang lebih besar. Sebaliknya, auto debit lebih praktis untuk transaksi rutin yang sederhana, namun kurang fleksibel dan memiliki risiko lebih tinggi bila saldo tidak mencukupi atau terjadi kesalahan sistem.    Selain itu, dalam mendukung pengelolaan keuangan yang lebih efisien terutama pada perusahaan multi-cabang. Bambootree hadir sebagai software konsolidasi dan backdate yang dapat membantu  perusahaan menggabungkan data dari berbagai cabang menjadi satu laporan terpadu. Jadi masih bingung untuk pengelolaan keuangan bisnis multi cabang, yuk coba bambootree sekarang juga.  

Payment Berjadwal dan Auto Debit: Sama Tapi Beda Read More »

Optimalkan Pengelolaan Bisnis Anda dengan Strategi Jitu dan Dukungan Teknologi

Bambootree.id – Dalam lanskap bisnis yang dinamis, pengelolaan yang efektif menjadi kunci utama kesuksesan. Mencapai stabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan memerlukan perpaduan harmonis antara strategi yang matang, penggunaan tools yang tepat, serta produk berkualitas yang unggul. Strategi berfungsi sebagai peta jalan Anda dalam mengarahkan setiap kampanye, sementara tools operasional akan menyederhanakan proses bisnis sehari-hari. Tak kalah penting, produk yang solid adalah fondasi untuk memenangkan persaingan pasar. Untuk memastikan bisnis Anda tidak hanya bertahan namun juga berkembang, penting untuk mengadopsi pendekatan yang terstruktur. Membangun strategi yang kokoh dan mengintegrasikannya dengan solusi teknologi yang andal adalah langkah krusial. Di sinilah Bambootree.id hadir untuk mendukung Anda. Kami memahami tantangan dalam mengintegrasikan berbagai data dan menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, terutama ketika berhadapan dengan kebutuhan konsolidasi antar cabang atau anak perusahaan. Fitur konsolidasi perangkat lunak kami, yang terintegrasi penuh dengan Accurate Online, dirancang untuk mengatasi kerumitan ini. Lebih lanjut, kami menyadari bahwa terkadang Anda memerlukan fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian atau pelaporan berdasarkan data historis. Fitur Backdate Capability kami memungkinkan Anda untuk dengan mudah mengakses dan memanipulasi data dari periode sebelumnya, memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan memungkinkan analisis yang mendalam. Dengan dukungan Bambootree.id, Rekan Bisnis dapat lebih fokus pada pengembangan strategi inti dan inovasi produk, sementara urusan data dan pelaporan finansial kami tangani dengan presisi dan efisiensi. Ingin laporan keuangan konsolidasi yang rapi dan fitur backdate aman? Integrasikan Accurate Online Anda dengan Bambootree.id.

Optimalkan Pengelolaan Bisnis Anda dengan Strategi Jitu dan Dukungan Teknologi Read More »

Optimalkan Efisiensi Gudang Anda dengan Strategi Packing Management yang Tepat

Bambootree.id – Rekan Bisnis, dalam hiruk pikuk operasional sehari-hari, proses pengemasan seringkali luput dari perhatian strategis yang mendalam. Padahal, packing management memegang peranan krusial bagi para pengelola bisnis, gudang, maupun keuangan. Pengelolaan pengemasan yang efektif memastikan distribusi berjalan lancar, efisien, dan terkendali. Tantangan seringkali muncul ketika pengemasan dilakukan tanpa standar yang jelas, hanya mengandalkan kebiasaan operasional semata. Akibatnya, penggunaan material menjadi tidak optimal, berpotensi meningkatkan biaya operasional yang tidak perlu. Lebih jauh lagi, pengemasan yang tidak terstandarisasi dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari kerusakan barang saat pengiriman, hilangnya kepercayaan pelanggan akibat produk yang cacat, hingga inefisiensi waktu dalam proses sortir dan pelacakan. Di Bambootree.id, kami memahami betapa pentingnya setiap detail dalam operasional bisnis Anda. Kami menyadari bahwa efisiensi gudang tidak hanya bergantung pada proses inti seperti penerimaan dan pengiriman barang, tetapi juga pada manajemen pengemasan yang terintegrasi. Bayangkan jika setiap item yang dikemas memiliki catatan detail, termasuk material yang digunakan, dimensi, dan penerima. Informasi ini, ketika dikelola secara terpusat, dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang efisiensi dan biaya pengemasan Anda. Di sinilah solusi kami menjadi relevan. Dengan integrasi perangkat lunak konsolidasi kami dengan Accurate Online, Anda dapat mulai membangun standar pengemasan yang ketat. Fitur-fitur kami dirancang untuk memantau dan mengelola data operasional secara komprehensif. Anda dapat melacak penggunaan material pengemasan, mengidentifikasi pola yang boros, dan menetapkan standar yang efisien. Kemampuan backdate features kami juga memungkinkan Anda untuk meninjau kembali data historis, menganalisis tren, dan melakukan penyesuaian strategis pada proses pengemasan Anda. Dengan mengadopsi strategi packing management yang cerdas dan didukung oleh teknologi yang tepat, Anda tidak hanya akan meningkatkan efisiensi operasional gudang, tetapi juga secara signifikan mengendalikan biaya, meminimalkan risiko kerusakan barang, dan pada akhirnya, meningkatkan kepuasan pelanggan. Mari bersama Bambootree.id, wujudkan gudang yang lebih efisien dan terkendali. Ingin laporan keuangan konsolidasi yang rapi dan fitur backdate aman? Integrasikan Accurate Online Anda dengan Bambootree.id.

Optimalkan Efisiensi Gudang Anda dengan Strategi Packing Management yang Tepat Read More »

Optimalkan Operasional Kasir: Panduan Penggunaan Mesin POS dan EDC untuk Kelancaran Closing

Bambootree.id – Rekan Bisnis, dalam dunia ritel yang serba cepat, efisiensi operasional di lini depan adalah kunci. Mesin Point of Sale (POS) dan Electronic Data Capture (EDC) yang dioperasikan dengan tepat tidak hanya mempercepat proses transaksi kasir, tetapi juga meminimalkan kesalahan input ulang dan menghasilkan laporan penjualan yang jauh lebih akurat dan rapi. Kunci utama kelancaran ini terletak pada sinkronisasi status transaksi yang konsisten antara sistem POS dan mesin EDC. Dengan alur kerja yang terstandarisasi, proses closing harian yang seringkali menjadi beban dapat menjadi lebih ringan dan minim drama. Bayangkan jika setiap transaksi yang tercatat di POS langsung terkonfirmasi statusnya di EDC, dan sebaliknya. Hal ini menghindari selisih yang tidak diinginkan dan memudahkan rekonsiliasi di akhir hari. Pentingnya transaksi digital ini semakin terlihat. Laporan dari Bank Indonesia mengindikasikan lonjakan transaksi QRIS yang mencapai miliaran, menegaskan dominasi pembayaran non-tunai. Dalam ekosistem pembayaran yang dinamis ini, ketepatan pencatatan transaksi dari kedua perangkat (POS dan EDC) menjadi sangat krusial. Namun, kami memahami bahwa dalam praktiknya, terkadang masih terjadi selisih atau ketidaksesuaian data. Di sinilah keunggulan solusi Bambootree.id berperan penting. Melalui integrasi erat dengan Accurate Online, software konsolidasi kami mampu memproses data transaksi dari berbagai sumber, termasuk POS dan EDC, secara otomatis. Hal ini memastikan semua data tercatat dengan akurat, terlepas dari potensi kesalahan manual. Lebih lanjut, fitur konsolidasi kami memungkinkan Anda untuk menggabungkan laporan penjualan dari seluruh cabang atau gerai Anda menjadi satu laporan terpadu. Ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang kinerja bisnis Anda. Bahkan, jika terjadi kendala teknis yang menyebabkan penundaan pencatatan, fitur Backdate Capability dari Bambootree.id memungkinkan Anda untuk melakukan penyesuaian dan memasukkan data transaksi yang terlewat tanpa mengganggu integritas data secara keseluruhan. Dengan panduan operasional yang tepat dan didukung oleh teknologi yang memadai seperti yang kami tawarkan di Bambootree.id, rekan bisnis dapat meminimalisir selisih closing, meningkatkan efisiensi kasir, dan mendapatkan laporan keuangan yang lebih akurat untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik. Ingin laporan keuangan konsolidasi yang rapi dan fitur backdate aman? Integrasikan Accurate Online Anda dengan Bambootree.id.

Optimalkan Operasional Kasir: Panduan Penggunaan Mesin POS dan EDC untuk Kelancaran Closing Read More »

Optimalkan Sistem Kasir Anda: Solusi untuk 6 Masalah Umum yang Menghambat Bisnis

Bambootree.id – Rekan Bisnis, dalam operasional harian, sistem kasir merupakan jantung dari transaksi bisnis, baik di industri Food & Beverage maupun ritel. Namun, tidak jarang sistem kasir ini dihadapkan pada berbagai permasalahan yang dapat mengganggu kelancaran bisnis dan bahkan menimbulkan kerugian. Mulai dari sistem yang lambat, potensi kecurangan (fraud), selisih kas yang memusingkan, hingga kesulitan dalam manajemen ketersediaan meja bagi restoran. Permasalahan ini dapat dirasakan dampaknya oleh setiap lini, baik oleh staf operasional di garis depan maupun oleh pemilik bisnis yang mengawasi profitabilitas. Memahami tantangan ini, Bambootree.id hadir untuk memberikan solusi cerdas. Kami melihat bahwa banyak dari masalah kasir ini berakar pada ketidakmampuan sistem untuk terintegrasi secara mulus dan memberikan visibilitas yang mendalam. Di sinilah keunggulan fitur Consolidation Software dan Backdate Features kami, yang terintegrasi penuh dengan Accurate Online, menjadi krusial. Mari kita telaah 6 masalah umum yang sering terjadi di sistem kasir dan bagaimana solusi dari Bambootree.id dapat mengatasinya: Sistem Kasir yang Lambat dan Tidak Responsif: Sistem yang lambat dapat menyebabkan antrean panjang, pelanggan frustrasi, dan kehilangan potensi penjualan. Dengan integrasi Accurate Online, data transaksi Anda diproses secara efisien, meminimalkan waktu tunggu dan mempercepat alur transaksi. Potensi Kecurangan (Fraud) dari Pihak Internal: Kehilangan tak terduga seringkali disebabkan oleh praktik fraud. Fitur Consolidation Software kami menyediakan laporan yang detail dan transparan dari setiap transaksi. Kemampuan Backdate Features juga memungkinkan audit yang lebih ketat terhadap riwayat transaksi, sehingga mempermudah identifikasi aktivitas mencurigakan. Selisih Uang Kas (Cash Discrepancy): Ketidaksesuaian antara catatan dan jumlah kas fisik adalah masalah klasik. Integrasi yang kuat dengan Accurate Online memastikan setiap transaksi tercatat secara akurat. Consolidation Software kami membantu merekonsiliasi data kas harian, mingguan, dan bulanan dengan mudah, mengurangi potensi selisih. Kesulitan dalam Mengelola Ketersediaan Meja (Khusus F&B): Restoran seringkali menghadapi tantangan dalam memantau ketersediaan meja secara real-time. Meskipun ini mungkin terdengar seperti masalah operasional murni, pengelolaan data meja yang efisien berkontribusi pada akurasi data pendapatan. Dengan data yang terintegrasi, Consolidation Software kami dapat membantu memberikan gambaran yang lebih holistik terhadap performa operasional. Laporan Transaksi yang Rumit dan Tidak Akurat: Laporan manual atau sistem yang terfragmentasi seringkali menghasilkan data yang membingungkan dan tidak dapat diandalkan. Solusi Bambootree.id, dengan fokus pada Consolidation Software, menyajikan laporan yang terpadu, terstruktur, dan akurat. Data dari berbagai titik penjualan (jika ada) dapat dikonsolidasikan ke dalam satu platform yang mudah dipahami. Kesulitan dalam Melakukan Audit dan Pelacakan Sejarah Transaksi: Kebutuhan untuk menelusuri kembali transaksi historis, baik untuk keperluan audit, resolusi masalah, maupun analisis tren, sangatlah penting. Fitur Backdate Features kami secara khusus dirancang untuk mengatasi ini. Anda dapat dengan mudah mengakses dan menganalisis data transaksi di masa lalu tanpa mengorbankan integritas data saat ini. Di Bambootree.id, kami percaya bahwa sistem kasir yang efisien adalah fondasi dari bisnis yang sukses. Dengan memanfaatkan kekuatan Consolidation Software, Backdate Features, dan integrasi penuh dengan Accurate Online, Anda tidak hanya dapat mengatasi masalah-masalah umum yang ada, tetapi juga membuka potensi baru untuk pertumbuhan bisnis Anda. Mari bersama-sama membangun operasional yang lebih cerdas dan profitabel. Ingin laporan keuangan konsolidasi yang rapi dan fitur backdate aman? Integrasikan Accurate Online Anda dengan Bambootree.id.

Optimalkan Sistem Kasir Anda: Solusi untuk 6 Masalah Umum yang Menghambat Bisnis Read More »

Scroll to Top